Berbagi Rezki





Siang itu saya sedang duduk di atas angkot, angkot yang selalu saya tumpangi untuk pulang kerumah sehabis mengajar. Tidak lama setelah saya naik, seorang bapak di persimpangan juga ikut menumpang, dan duduk dideretan bangku pendek, atau biasa juga disebut bangku lima, karena kapasitasnya adalah lima penumpang. umurnya kira-kira 60-an, pakaianny lusuh, kemeja lengan panjang berwarna coklat, celana panjang, plus peci, di punggungnya bapak ini membawa sebuah ransel berwarna hitam yang juga sudah lusuh, dan membawa tongkat. Satu lagi yang tak luput dari pengamatan saya adalah bapak ini membawa sebuah ember kecil yang isinya bisa saya lihat adalah uang receh, jumlahnya tak sampai seribu rupiah. Dari penampilan bapak ini, saya berkesimpulan kalau ia adalah seorang peminta-minta.  Tak lama berselang, angkot berhenti karena ada lampu merah, seorang pengamen meminta izin kepada sopir untuk mengamen, tak sampai selesai satu lagu, ia mengedarkan kantong plastik kepada para penumpang, disinilah saya merasa takjub, si bapak pengemis mengambil uang receh yang ada dalam embernya dan memasukkannya ke kantong plastik yang diedarkan pengamen tadi, saya heran sekali walaupun bapak pengemis ini masih kekurangan ternyata ia masih menyisihkan sebagian reski yang didapatnya untuk orang lain.  Saya jadi malu pada diri sendiri, selama ini masih sedikit bersedekah. Padahal sudah tahu kalau sedekah disaat kita kekurangan dan mencari kekayaan itu adalah amalan yang paling baik dibandingkan bersedekah saat sudah kaya.  Sedekah juga akan menambah rezki, disuatu pengajian saya mendengar kalau imbalan rezki atas sedekah tidak selalu berupa kekayaan, bisa saja Allah membalasnya dengan nikmat kesehatan, atau dihindarkan dari musibah.  Tak lama berselang, si bapak ini turun dari angkot, saat dia mau membayar ongkos, sopirnya menolak dengan mengatakan, “ga usah pak, bawa aja”. Bahkan si bapak ini sudah mendapatkan imbalan atas sedekahnya tadi dengan gratis naik angkot. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghapus Blog di Blogger.com

Integrasi TIK dalam kurikulum 2013

Kalau rezki memang tidak akan kemana